Polairud Lepasliarkan 182 Ekor Burung Hasil Penegakan Hukum di Suaka Margasatwa Tanjung Peropa

Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Korpolairud Baharkam Polri melalui Kapal Polisi Tekukur-5010 melaksanakan kegiatan pelepasliaran satwa burung hasil penegakan hukum (Gakkum) di Kawasan Suaka Alam Suaka Margasatwa Tanjung Peropa, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Rabu (28/1/2026).

Sebanyak 182 ekor satwa burung dilepasliarkan ke habitat alaminya setelah dinyatakan sehat dan layak oleh Tim Dokter Hewan Karantina Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara KP. Tekukur-5010 dengan Karantina Sultra, Balai KSDA Sultra, Subdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Polisi Hutan Sultra, serta disaksikan awak media massa.

Komandan KP. Tekukur-5010, KOMPOL Capt. Suryo Pandowo, S.ST.Pel., menegaskan bahwa pelepasliaran ini tidak hanya sebagai tindak lanjut proses hukum, namun juga sebagai bentuk komitmen Polairud dalam menjaga kelestarian satwa liar dan ekosistem alam.

“Melalui penegakan hukum dan kegiatan pelepasliaran ini, kami berharap pesan-pesan konservasi dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat, khususnya di Sulawesi Tenggara. Alam adalah tempat terbaik bagi satwa liar,” ujar Kompol Suryo.

Ia menjelaskan, satwa liar yang dikembalikan ke habitat aslinya akan mampu berperilaku secara alami dan menjalankan perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

“Dengan mengembalikan satwa ke habitatnya, kita turut menjaga keseimbangan alam. Ini adalah bagian dari upaya bersama untuk melestarikan Bumi Anoa yang kita cintai,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kompol Suryo mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak terlibat dalam peredaran satwa liar tanpa izin serta mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian satwa liar. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait perdagangan satwa tanpa izin, segera laporkan kepada kami,” tegasnya.

Kegiatan pelepasliaran ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan satwa liar serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian sumber daya alam Indonesia.

 

Sumber : Pidkorpolairud

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top