Pekerja Tambak di Sembalun Ditemukan Meninggal, Dirpolairud Polda NTB Ucapkan Terima Kasih pada Tim Pencarian

Seorang pekerja tambak udang di Dusun Kokoq Putek, Desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun, ditemukan meninggal dunia setelah sempat hilang saat melakukan perbaikan pipa HDPE di dasar laut, Jumat (22/8) sore.Korban bernama Indra Nurhidayat, 30 tahun, warga Banyuwangi, Jawa Timur. Ia ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi tidak bernyawa setelah operasi pencarian besar-besaran sejak Kamis (21/8) sore.

Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola menjelaskan pencarian dilakukan maksimal dengan mengerahkan Kapal Polisi XXI-2012 dan XXI-1002, Satpolair Polres Lombok Timur, Basarnas Mataram, hingga bantuan masyarakat. Teknologi robot ROV (Remotely Operated Vehicle) juga diturunkan untuk menyisir dasar laut.

“Sejak laporan pertama, semua unsur langsung bergerak. Syukur alhamdulillah korban ditemukan meski sudah meninggal, setidaknya keluarga mendapat kepastian,” kata Kombes Boy Samola.
Peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 Wita, ketika Indra bersama tiga rekannya menuju titik perbaikan pipa HDPE berjarak 108 meter dari bibir pantai dengan kedalaman 40 meter.

Saat menyelam, selang pernapasannya tiba-tiba muncul ke permukaan tanpa dirinya.Upaya pencarian manual rekannya gagal, hanya sepatu katak Indra yang ditemukan sekitar pukul 16.00 Wita.Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Sembalun dan Basarnas.Tim gabungan membagi pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU): satu menyisir laut dengan rubber boat, lainnya menelusuri pantai sejauh 2 kilometer.

Setelah upaya pencarian sejak pagi, korban akhirnya ditemukan pukul 16.00 Wita dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah dievakuasi ke Puskesmas Sembalun sebelum dipulangkan ke keluarga.
“Operasi SAR resmi ditutup pukul 18.00 Wita. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk masyarakat yang dengan tulus membantu,” ujar Kombes Boy Samola.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya risiko pekerjaan di laut, terutama penyelaman di kedalaman ekstrem.

Sumber: lombokpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top